:Perengek

Bangkit lagi enggak, ya?

Analisis Mawaru-Penguindrum (Indonesian version)

with 6 comments

Bukan, bukan, ini bukan review fansub. Saya bingung mau ngepost di mana, yah akhirnya post saja di sini.
Anda berpendapat Anime Mawaru-Penguindrum itu kurang menarik? Anda tidak berpikir kalau dalam Anime ini terdapat banyak sekali hal-hal tersembunyi, yang bahkan sangat dalam?
Saya akan mengulang hasil analisis dari mastah-mastah sebelumnya yang sudah ada di fansub inter dengan menggunakan bahasa Indonesia, agar lebih mudah dipahami. (mungkin?)

Langsung saja, dalam satu menit pertama dalam episode satu. Sadar atau tidak, maknanya sangat dalam.

Seorang bayi bersayap menirup trompet, dengan diiringi kata “takdir”. Dan jelas seorang bayi itu tidak bisa bicara, kenapa meniup trompet? Dan kenapa menjadi dekorasi? Mungkinkan ini pembawa kematian? Bukan manusia?
Nyatanya dalam Agama Islam, suatu hari nanti, ketika saatnya tiba Malaikat  Israfil meniup Sangkakala sebagai pertanda hari Kiamat, dan itu tidak bisa dipungkiri lagi. Itu semua adalah “takdir”. Suatu kebetulan muncul beginian dalam Anime? Bisa saja. (Oh, paragraf ini, saya asli menambahkan sendiri)

Lalu beberapa detik kemudian scene berganti ke boneka beruang bajak laut dengan perut besar. Bisa diartikan, suka berbohong, suka mencuri, dan culas. Dan kenapa perutnya besar? Sama halnya dengan analogi umat manusia, salah satu dari tujuh dosa besar, yaitu “Kerakusan” atau “Keserakahan”.

Lalu pada gambar ini, satu keluarga foto bersama. Dan, “Buset, backroundnya pinguin!?” Kenapa begitu? Saya sendiri juga masih bertanya-tanya.

Dilihat dari posisi kamera, narator adalah seorang lelaki yang melihat ke ranjang seorang gadis. Dan bisa ditebak kalau ia sangat membenci Tuhan.

“Hari itu”? Hari yang mana? Sudah banyak hari dalam seumur hidup kita. Apa yang dimaksud masa lalu?
“Kita”? Berarti yang dimaksud bukan hanya orang-orang di dalam Anime, tetapi juga “kita”.

Sekarang masuk ke analisis lagu pembuka. [Akan ditambahkan]

Hm, gambar pinguin? Ataukah sebuah simbol? Dengan warna hitam putih, pasti sudah langsung terlintas di kepala. Simbol dengan warna hitam dan putih adalan Yin-Yang. Hidup dan mati? Simpan saja.

Urutan angka dalam punggung pinguin, apa benar untuk membedakan mereka? Apa artinya? Mungkin pertanyaan yang pas, apa maksudnya? Ini sebuah hitung mundur ataukah petunjuk akan terjadinya sesuatu?

Oke, kali ini apel. “Kiga Apple”. Tunggu, apakah ini Apel Hawa dari Kebun Surga?
“Kiga” (飢餓) berarti kelaparan, apel yang jika dimakan semakin kelaparan? Lebih tepatnya, jika dimakan sesuatu yang buruk akan terjadi. Bisa saja berarti yang lain, sulit memang bahasa jepang, terlalu banyak kanji yang berarti berbeda.Lalu kalimat “Di dunia yang hampir berakhir”. Coba sambungkan dengan gambar pertama. Kurang lebih lenyapnya umat manusia, hancurnya dunia?

Judul 「輪るピングドラム」 ini sebuah misteri tersendiri. “Mawaru” berarti “berputar”, tetapi penggunaan “Mawaru” dalam kanji 「輪る」 adalah salah. 「輪」 dibaca “Wa” yang berarti “Cincin lingkaran”. Cincin lingkaran, simbol suatu sirkulasi. 「ピングドラム」 dibaca “Pingudoramu” dengan kata lain “Penguindrum”, benar kata ini memang membingungkan. Saat di gabung dengan kanji sebelumnya, kemudian menghilangkan “ru” dan “doramu” akan menjadi “Wapingu”, “Warping” huh?
Simbolnya, 95, kereta api, pinguin hitam putih. Jika diingat, pada tahun 1995, ada suatu kejadian di kereta bawah tanah Tokyo. Yaitu penyerangan gas kimia berbahaya, Sarin. Yang menyebabkan banyak orang meninggal dunia, dan masuk rumah sakit.

OP nya berjudul 「ノルニル」, “Noruniru”, “Nornir”. Jika kalian membaca suatu artikel dari wikipedia, ini akan tersambung dengan kata “takdir” yang sebelumnya.

Perhatikan baik-baik, setiap karakter, gambar backround selalu berubah. Mungkin ini menandakan bagaimana karater tersebut, atau hubungan karakter tersebut.

Gambar pintu masuk peron kereta api, yang hanya satu jalur. Apa ini menandakan, kita hidup harus berpegang teguh pada suatu Aqidah?

Ini gambar apa? Obat-obatan? Lilin? Apalagi ini digambarkan dengan warna merah, mungkin ada maksud tersendiri.

Ya, angka 95 keluar lagi.

Eh, pinguin hitam tak bernomor muncul. Terus disebelah #3? Kenapa diletakkan disitu? Bukankah itu malah menghentikan hitungan? Hitam dan tanpa nomor, seperti menandakan kematian. Takdir umat manusia, takdir kita dan para pinguin mengetahuinya. Sutradara serial ini, Kunihiko Ikuhara, menyembunyikan sesuatu, dan membuat kita belajar akan kebenaran dunia ini. *orz* Aku stop deh sampai disini, kepala hampir pecah. Untuk ED ataupun setiap episodenya pasti menyembunyikan sesuatu, bahkan banyak hal yang lain. Asal anda jeli.

Written by Akbar

September 2, 2011 at 6:56 pm

6 Responses

Subscribe to comments with RSS.

  1. Kesalahan tanda baca.

    Aku benci kata “takdir”.

    seharusnya

    Aku benci kata “takdir.” (duh)

    yang ngesub pinguin indo siapa ya?

    nice_anon

    September 3, 2011 at 9:43 am

  2. doesn’t make sense…

    Y

    September 3, 2011 at 10:32 pm

  3. Bagi yang merasa artikel ini kurang masuk diakal atau berlebihan, dan tidak keberatan baca bahasa inggris, cek sini gan…

    http://8thsinfansubs.wordpress.com/

    Itu blog dari translator luar. Di situ juga dibilangin kalau orang Jepang sendiri juga masih berdebat soal judul “Mawaru” itu.

    Silentist

    September 6, 2011 at 12:17 am


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: